Memahami Layer Modes
Pemahaman fitur Layer Modes adalah salah satu fitur
dasar dari Gimp yang perlu kita ketahui, karena dengan memahami fitur
ini maka selanjutnya kita dapat mengembangkan berbagai efek-efek yang
jauh lebih menantang dan memberikan hasil yang prima pada gambar.
Ada 21 Layer Modes yang terdapat di Gimp dengan kelebihan masing-masing, Layer Modes atau yang disebut juga Blending Modes
adalah fitur yang dapat mengubah tampilan gambar berdasarkan layer yang
terletak dibawahnya, jadi agar fitur ini dapat bekerja maka diperlukan
dua layer.
Kita dapat memilih Layer Modes di Mode menu yang terdapat pada Layer box.
setelah Layer Modes dipilih maka Gimp akan mengkombinasikan layer yang
dipilih dengan layer yang tepat dibawahnya. Menggunakan Layer Modes
sangat menyenangkan dan mudah, tidak perlu bersusah payah mengingatnya,
karena pada intinya Layer Modes dapat kita pilih sesukanya atau yang
paling sesuai dengan tekstur gambar yang diinginkan.
Berikut adalah berbagai jenis Layer Modes :
Dissolve
Fitur ini memberikan efek random pixel pada layer yang dipilih, jadi
kita bisa melihat layer dibawahnya diantara celah-celah pixel itu. fitur
ini hanya berfungsi jika kita telah menambahkan “Alpha Channel” dengan
cara mengklik di layer dan pilih Add Alpha Channel , kemudian atur Opacity jadi sekitar 80% agar efek randomnya lebih jelas terlihat.
Multiply
Seperti namanya, fitur ini menggandakan atau memperbanyak warna pada
layer yang dipilih dengan layer yang dibawahnya. Hasilnya akan membuat
layer tampak lebih gelap
Divide
Fitur ini secara garis besar memisahkan warna dari layer yang dibawah
dengan warna dari layer yang dipilih, hasilnya akan selalu menjadi
lebih terang dan “burned out” atau bahkan bisa menjadi putih sama
sekali.
Screen
Fitur ini membalikan values dari dua layer kemudian menggandakannya.
Hasilnya adalah gambar yang lebih terang dan lebih “Washed Out”.
warna-warna yang gelap akan tampak lebih transparan.
Overlay
Adalah kombinasi dari Multiply dan Screen, jika gambar diawalnya
sudah gelap maka akan menjadi lebih gelap, namun jika gambar diawalnya
terang maka akan menjadi lebih terang.
Dodge
Hasil dari fitur ini adalah gambar yang lebih terang, namun beberapa
warna akan di-invert. Dalam fotografi, Dodge adalah teknik yang
digunakan dalam ruang gelap untuk menurunkan eksposur gambar, yang akan
menambah detail pada bayangan, jadi fitur Dodge ini akan memberikan
hasil terbaik pada gambar grayscale.
Burn
Fitur ini cenderung membuat gambar menjadi lebih gelap, hampir serupa
dengan Multiply Mode, namun menambah detail pada highlight-nya. Burn
Mode bisa memberikan hasil yang baik juga pada gambar grayscale.
Hard Light
Memberikan efek Screen atau Multiply tergantung pada warna layer yang ada dibawahnya, bagian dari layer bawah yang terang akan di-Screen , dan bagian dari layer bawah yang gelap akan di-Multiply. fitur ini akan membuat gambar menjadi “menyala” dan cerah.
Soft light
Membuat gambar menjadi lebih gelap atau membuat lebih terang
tergantung pada warna layer yang dibawahnya. biasanya fitur ini cocok
untuk membuat gambar “Vintage”
Grain Extract
Fitur ini sejatinya untuk mengektraksi “film grain” dari sebuah layer
dan fitur ini juga berguna untuk memberikan tampilan “embossed”
Grain Merge
Adalah kebalikan dari fitur Grain Extract, yang memberikan nuansa
“grainy” pada layer. baik Grain Merge maupun Grain Extract adalah fitur
Layer Modes yang hanya ada di Gimp.
Difference
Fitur yang mengurangkan values dari pixel layer diatas dengan layer
dibawah, dan lalu mengambil value yang paling absolut sebagai hasilnya,
warna gelap tidak akan memberikan efeknya sementara warna putih akan
men-invert warna lainnya
Subtraction
Fitur yang membuat values dari pixel pada baik layer atas maupun
layer dibawah ditambahkan satu sama lainnya, hasilnya adalah gambar yang
kelihatan lebih terang, bahkan cederung hampir putih.
Darken only
Fitur yang hanya menampilkan warna-warna gelap dari kedua layer
Lighten Only
Hanya menampilkan warna-warna terang dari kedua layer, fitur yang
cocok untuk membantu retouching gambar seperti menghilangkan noda.
Hue
Warna atau hue dari layer teratas akan tetap sama, Saturation
(intensitas) dan Values ( lightness atau darkness) dari warna layer ini
akan ditentukan oleh layer dibawahnya. dalam gambar ini karena warna
abu-abu tidak memiliki saturation maka layer diatasnya menjadi
desaturated, jadi detail gambar hilang dan hanya tampak warna abu-abu
saja.
Saturation
Fitur yang membuat saturation (intensitas) dari layer tetap sama,
warna (hue) dan value (lightness atau darkness) diambil dari layer
dibawahnya.
Color
Warna dan saturation dari layer tetap sama, dan value diambil dari layer yang dibawahnya.
Value
Fitur yang menggunakan value dari layer atas dan sturation dan hue
dari layer dibawahnya. layer mode ini dapat digunakan untuk
mengungkapkan detail dalam area yang gelap dan terang tanpa mengubah
saturation.
Demikianlah tutorial tentang Layer Modes, semoga tutorial in
bermanfaat, jika ada kekurangannya penulis sangat menghargai semua
masukan dan kritikan. Dan tutorial ini akan berlanjut ke tutorial
berikutnya yang akan membahas tentang Masking dan White Balance.
Sumber : http://fossgrafis.com/news/memahami-layer-modes/











0 comments:
Posting Komentar
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Pantang bagi kita memberikan komentar bermuatan menghina atau spam.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Bangun sharing ilmu dengan berkomentar disini :