dapat dipahami dari pengertian dua istilah, yaitu manajemen dan strategi pemasaran. Secara sederhana, manajemen dapat dipahami sebagai proses perencaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan terhadap segala sumber daya guna mencapai suatu tujuan dengan efisien dan efektif.

Pengertian strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan mengenai bauran pemasaran, biaya marketing, dan alokasi pemasaran, dalam kaitannya dengan kondisi persaingan dan keadaan lingkungan yang diharapkan.
Dari pengertian manajemen dan strategi pemasaran di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen strategi pemasaran adalah proses perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan terhadap strategi pemasaran. Dengan demikian, dalam manajemen strategi pemasaran terkandung makna perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan pemasaran yang meliputi bauran pemasaran, biaya pemasaran, dan alokasi pemasaran.
Jika ditarik ke ranah pemasaran online, pemahaman seperti apa yang akan kita dapat dari manajemen strategi pemasaran online? Semua pelaku bisnis mestinya telah mafhum bahwa pemasaran secara online melalui media internet telah menjadi kebutuhan. Pemasaran online tidak bisa diabaikan. Hal ini karena internet memiliki daya jangkau yang sedemikian luas, dan kemampuan menyebarluaskan informasi dalam hitungan detik. Maka, pebisnis yang melakukan kegiatan pemasaran secara online akan mendapatkan keuntungan berupa tidak terbatasnya distribusi informasi dan segmen pasar yang sangat luas.
Sebaliknya, pebisnis yang masih enggan memberdayakan internet sebagai media untuk melakukan pemasaran, dan bertahan dengan praktik-praktik pemasaran konvensional saja, pastilah akan tergerus oleh para kompetitornya yang lebih progresif.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari kegiatan pemasaran online, tentu saja dibutuhkan berbagai strategi. Berikut ini adalah beberapa strategi pemasaran online yang dapat diterapkan salah satunya, atau beberapa strategi secara simultan, baik oleh individu maupun perusahaan atau badan usaha.
  1. Memiliki situs web atau blog
Ada sejumlah syarat yang mesti dipenuhi agar pemasaran menggunakan media situs web atau blog dapat berjalan efektif dan efisien, yang pada akhirnya tujuan dari pemasaran yang telah ditetapkan dapat tercapai. Tujuan pemasaran dapat berupa peningkatan penjualan, peningkatan brand awareness, atau mengedukasi pasar.
Syarat-syarat yang mesti dipenuhi web atau blog agar mampu menjadi media pemasaran online, antara lain desain yang menarik, tampilan yang memikat, sajian informasi yang lengkap, kenyamanan, dan kemudan untuk diakses.
  1. Bergabung dalam jaringan sosial, semisal Facebook dan Twitter
Jumlah pemilik akun di jaringan sosial tidak terbatas. Mereka berasal dari berbagai kalangan, kelompok usia, dan wilayah tempat tinggal. Di antara mereka tentu banyak yang berpotensi untuk disasar menjadi segmen pasar. Dengan memiliki akun di jaringan sosial, para pelaku bisnis akan terhubung dengan mereka dan dapat menjalin komunikasi secara intens serta melakukan kegiatan pemasaran.
  1. Online advertising
Jenis online advertising, antara lain PPC dan CPM. PPC (Pay Per Click), yaitu seseorang atau badan usaha sebagai pemasang iklan hanya membayar iklan ketika ada orang yang mengklik iklan tersebut. Sedangkan, CPM (Cost Per Million Impressions) adalah pengiklan membayar iklannya berdasarkan berapa kali iklan tersebut dilihat pengunjung.
Strategi-strategi pemasaran online tersebut jika dipadukan dengan fungsi-fungsi manajemen, akan melahirkan manajemen strategi pemasaran berikut ini.
  1. Perncanaan strategi pemasaran
  • Merencanakan tujuan yang hendak diraih dari implementasi suatu strategi pemasaran online.
  • merencanakan jenis media yang akan digunakan, apakah melalui web atau blog, jejaring sosial, atau online advertising.
  • Merencanakan anggaran untuk pelaksanaan suatu strategi pemasaran.
  1. Pengorganisasian dan penggerakan strategi pemasaran
  • Menetapkan salah satu atau beberapa strategi pemasaran online yang akan digunakan.
  • Pembuatan desain, baik visual maupun konten untuk web, blog, atau online advertising semenarik mungkin, dengan penggunaan yang semudah mungkin bagi calon konsumen.
  •  Sinkronisasi rencana anggaran dengan implementasinya.
  1. Pengawasan strategi pemasaran
  • Pengawasan terhadap implementasi strategi pemasaran online yang digunakan untuk melakukan kegiatan pemasaran.
  • Menganalisis efektivitas dari kegiatan pemasaran yang telah dilakukan.
  • Melakukan evaluasi terhadap tingkat pencapaian tujuan dari kegiatan pemasaran.
  • Menjaga agar komunikasi dengan para konsumen melalui berbagai strategi pemasaran online terus berjalan dan terjaga dengan baik.
  • Penilaian terhadap desain visual dan konten media pemasaran online, apakah masih sesuai atau perlu dilakukan perubahan-perubahan.
Begitulah manajemen dan strategi pemasaran bersinergi, yang melahirkan manajemen strategi pemasaran. Praktik manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan, yang dipadukan dengan berbagai strategi pemasaran akan membuat aktivitas pemasaran online menjadi makin terkonsep, terarah, tajam, dan jelas. Dari praktik pemasaran yang terarah, terkonsep, jelas, dan tajam ini, peluang keberhasilan yang bisa diraih tentu saja makin besar dibandingkan jika kegiatan pemasaran online dilakukan tanpa dilandasi praktik manajemen yang baik. Berawal dari praktik manajemen strategi pemasaran online,  pada gilirannya akan menjadi penopang bangunan bisnis agar senantiasa mampu berdiri kukuh.

Incoming search terms:

  • pengertian strategi pemasaran
  • pengertian pemasaran online
  • strategi pemasaran online
  • manajemen strategi pemasaran
  • strategi manajemen pemasaran
  • cara pemasaran online
  • manajemen pemasaran online
  • manajemen strategi
  • manajemen twiter
  • pemasaran online

online dibahasakan secara beragam oleh banyak orang. Namun, dari semua definisi bisnis online yang kalimatnya tampak berbeda, sebenarnya mengacu pada intisari yang sama. Secara sederhana, definisi bisnis online adalah semua bentuk aktivitas bisnis yang dijalankan menggunakan media internet, yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan.

Dari definisi bisnis online tersebut dapat disimpulkan bahwa pada prinsipnya bisnis online tidak jauh berbeda dengan bisnis pada umumnya yang dijalankan secara offline. Persamaan antara bisnis online dan bisnis offline, antara lain adanya transaksi jual beli, baik barang maupun jasa, dan tujuan yang hendak dicapai, yaitu memperoleh pendapatan(income). Yang membedakan hanyalah media yang digunakan. Bisnis online dijalankan melalui internet, sementara bisnis offline dijalankan dengan berbasis pada toko, penjualan langsung door to door, atau bentuk-bentuk pemasaran lainnya.
Bisnis online menjadi pilihan banyak orang untuk berbinis. Hal ini karena bisnis di dunia maya ini memang memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki sistem bisnis offline. Kelebihan-kelebihan bisnis online, antara lain sebagai berikut.
  1. Jumlah pengguna internet di seluruh dunia sangat banyak. Dengan demikian, bisnis menggunakan media internet dapat menjangkau banyak sekali orang yang dapat dibidik menjadi konsumen dari barang atau jasa yang hendak dijual. Pasar yang dapat dibidik oleh bisnis online juga tidak terbatas hanya orang-orang yang berdomisili dekat dengan pemilik bisnis. Bisnis online bahkan dapat menjangkau konsumen dari seluruh belahan bumi.
  2. Tidak memerlukan bangunan sebagai kantor atau toko tempat memajang produk yang hendak dijual. Bisnis online dapat dijalankan dari mana saja selama ada koneksi internet.
  3. Bisnis online bekerja selama 24 jam penuh dalam satu hari, bahkan ketika pemiliknya sedang tidur atau menikmati liburan. Hal ini karena website atau blog dapat dikunjungi kapan saja, oleh siapa pun.
  4. Modal yang diperlukan untuk menjalankan bisnis online relatif kecil jika dibandingkan dengan bisnis offline. Hal ini karena bisnis online tidak memerlukan bangunan sebagai kantor atau toko, juga tidak perlu menggaji karyawan. Biaya promosi di internet juga relatif murah.
  5. Bisnis online tidak harus dijalankan secara penuh waktu. Seseorang dapat mengelola bisnis online sebagai pekerjaan sampingan, tanpa mengganggu pekerjaan utamanya sebagai karyawan kantor misalnya.
  6. Pelaku bisnis online tidak harus memiliki produk barang atau jasa sendiri untuk dijual. Ia dapat memasarkan produk orang lain dan memperoleh pendapatan dari komisi yang akan diterimanya setiap berhasil menjual produk orang lain tersebut. Sistem bisnis seperti ini dikenal dengan nama affiliate marketing.
  7. Barang dan jasa yang dapat dijual secara online tidak terbatas. Apa pun bisa dijual lewat internet. Pada bisnis bukan offline, jenis barang atau jasa yang dijual harus disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di sekitar tempat bisnis tersebut dijalankan.
Bisnis online memang memiliki banyak kelebihan dan dapat dijalankan oleh siapa saja, di mana saja. Namun, tidak semua orang yang terjun ke bisnis dengan sistem online ini berhasil meraih sukses. Tidak sedikit pelaku bisnis online yang mengalami kegagalan. Sumber kegagalan bisnis online bermacam-macam, antara lain tidak dilakukan dengan cara-cara yang benar, kurang gigih dalam berbisnis, promosi yang kurang gencar, atau produk yang dijual kurang menarik atau bernilai manfaat untuk kebanyakan orang.
Orang yang gagal menjalankan bisnis online memang banyak, tetapi orang yang sukses menjadi jutawan dengan berbisnis secara online juga tidak kalah banyak. Jadi, Anda tidak perlu berkecil hati atau ciut nyali jika memang ingin membangun kerajaan bisnis online. Yang harus Anda lakukan adalah memahami seluk-beluk bisnis online, lalu mengelola bisnis ini dengan benar.
Untuk dapat memahami seluk-beluk dunia bisnis online, Anda dapat mempelajarinya dari berbagai sumber, baik dari internet, buku, orang-orang yang telah terbukti berhasil di bidang bisnis online, e-book, majalah, dan sebagainya. Banyak pula seminar bertema bisnis online yang dapat Anda ikuti.
Sumber-sumber ini akan memberikan Anda banyak informasi dan memperkaya wawasan Anda tentang bisnis online. Bekal pengetahuan yang memadai, pemahaman yang benar, dan cara-cara menjalankan bisnis yang tepat, dapat mengantarkan Anda menjadi pebisnis online yang sukses, yang dapat meraih pendapatan tanpa batas.
Memahami definisi bisnis online ternyata baru merupakan langkah pertama. Masih ada begitu banyak upaya yang harus Anda lakukan untuk benar-benar memahami dunia bisnis online, sebelum Anda siap ambil bagian sebagai pelaku di dalamnya. Namun, setidaknya definisi bisnis online dapat memberikan Anda sedikit gambaran, jika Anda sebelumnya sama sekali belum memiliki gambaran tentang bisnis online. Berangkat dari pemahaman akan definisi bisnis online, Anda dapat melejitkan potensi Anda di bidang bisnis online dan meraih sukses di sana.

Incoming search terms:

  • definisi bisnis
  • pengertian bisnis online
  • pengertian offline
  • pengertian dunia bisnis
  • definisi bisnis offline
  • pengertian internet marketing
  • devinisi pendapatan secra online
  • pengertian bisnis menggunakan internet
  • pengertian bisnis offline
  • pengertian internet bidang bisnis

Anda berminat mengembangkan usaha bisnis waralaba franchise? Bagi Anda yang selama ini punya mimpi untuk membuat sebuah usaha bisnis terkenal seperti misalnya Solaria, Alfamart dan sebagainya namun terkendala soal dana dan pengalaman mengelola sebuah bisnis besar, tak perlu khawatir karena waralaba franchise akan membantu Anda mewujudkan cita-cita dan mimpi Anda untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses menyerupai para pengusaha besar. Waralaba franchise merupakan sistem yang akan membantu Anda yang semula amatiran mengelola sebuah bisnis, kini lebih tampil profesional dengan sebuah usaha berkembang yang cukup besar.

Waralaba franchise merupakan istilah bisnis yang berasal dari bahasa asing, yakni bahasa inggris franchising dan bahasa Prancis Franchise yang berari kejujuran atau kebebasan. Pihak pemerintah Indonesia sendiri mendefinisikan waralaba franchise sebagai  sebuah perikatan dimana salah satu pihak ada yang  diberikan hak memanfaatkan dan atau juga menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau  sebuah pertemuan dari ciri khas usaha tertentu yang dimiliki oleh pihak lain dengan suatu imbalan yang berdasarkan pada persyaratan yang  telah ditetapkan oleh pihak lain tersebut, dalam upaya penyediaan dan atau pun penjualan barang dan juga jasa.
Sementara menurut Asosiasi Franchise Indonesia, pengertian dari waralaba yang dimaksudkan adalah sebuah sistem pendistribusian barang atau pun  jasa kepada  para pelanggan akhir, dimana pemilik merek produk (franchisor) memberikan hak kepada pihak  individu atau pun perusahaan untuk melaksanakan usaha bisnis dengan merek, sistem, nama prosedur serta cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh kesepakatan kedua belah pihak dalam jangka waktu tertentu dan juga meliputi area tertentu.
Sistem waralaba franchise biasanya akan dikembangkan dengan meniru sebuah perusahaan yang sudah besar dan sukses dalam mengembangkan usahanya, sebab kalau dalam skala kecil belum bisa dijadikan sebagai patokan sistem pembelajaran kepada yang ingin belajar. Waralaba franchise akan membantu Anda mewujudkan impian seolah memiliki sebuah usaha bisnis yang berskala nasional atau internasional, sehingga Anda akan bisa belajar lebih banyak lagi untuk bisa mengembangkan sebuah usaha bisnis berskala besar.
Usaha bisnis waralaba franchise juga sering diistilah dengan usaha bisnis duplikasi dari sebuah usaha bisnis yang memang sudah terbukti terkenal di masyarakat. Upaya atau sistem duplikasi yang dilakukan tentu saja mengacu pada keuntungan kedua belah pihak, baik itu pihak perusahaan yang diduplikasi maupun yang menduplikasi.
Peluang usaha waralaba franchise sering muncul seiring dengan keterbatasan dana maupun kemampuan pihak tertentu atau pun keinginan yang besar untuk mengembangkan sebuah bidang usaha yang lebih besar lagi dibanding dengan usaha yang dikelola sebelumnya. Dengan sistem saling menguntungkan, maka terjadilah kerjasama usaha dengan istilah waralaba franchise tersebut.
Di dalam bisnis waralaba franchise, dalam upaya melakukan duplikasi, ada beberapa hal yang penting untuk Anda perhatikan dan lakukan dengan baik. Hal-hal inilah nanti yang perlu Anda duplikat untuk usaha bisnis yang Anda kembangkan. Apa saja hal-hal tersebut? berikut ini beberapa diantaranya:
  1. Standar Operasional Prosedur (SOP) sebuah perusahaan merupakan sesuatu yang pertama kali harus Anda duplikasi dari sebuah perusahaan terkenal. Inilah yang nantinya akan menentukan sistem berjalannya usaha bisnis, apakah akan profesional atau tidak. Sistem SOP pada sebuah perusahaan umumnya adalah sebuah kumpulan buku yang tebal dengan berbagai keterangan rinci yang terkadang juga terlalu rumit untuk dipahami. Apa yang membedakan Anda nantinya dengan pihak yang diduplikasi? Bedanya adalah bagaimana cara Anda untuk mampu menghasilkan sebuah SOP kerja yang lebih simpel dari pihak yang Anda duplikasi. Jika perusahaan yang Anda duplikasi memiliki sistem SOP dalam buku tebal, maka bagaimana Anda mampu menjabarkannya dalam bentuk sistem kerja secara lebih ringkas lagi dan mudah untuk dipahami oleh Anda yang akan menjalankannya.
  2. Hal penting lainnya yang perlu Anda lakukan dalam mengembangkan waralaba franchise adalah dengan melakukan duplikasi terhadap sistem manajemen bisnis yang dikelola oleh perusahaan yang Anda duplikat. Manajemen bisnis tentunya meliputi banyak hal seperti misalnya bagaimana sistem marketing yang dibangun, bagaimana cara memproduksi produk, bagaimana upaya terbaik pelayanan yang diberikan kepada pihak pelanggan dan sebagainya. Cara-cara ini penting untuk Anda duplikasi, dan akan lebih baik lagi jika Anda mampu melakukan inovasi pada duplikasi tersebut sehingga mampu menghasilkan sebuah sistem yang lebih fresh dan lebih sempurna.
  3. Hal lainnya dalam mengembangkan usaha waralaba franchise adalah upaya perampingan struktur organisasi bisnis. Jangan samakan struktur bisnis pihak yang Anda duplikasi dengan struktur usaha bisnis milik Anda. Lakukan perampingan struktur, buang atau potong struktur yang dirasa kurang penting sehingga struktur yang ada betul-betul bisa bekerja secara lebih efektif. Perampingan struktur ini penting untuk lebih mengefisienkan kerja waralaba franchise.
Tertarik mengembangkan usaha waralaba franchise? Wujudkan mimpi Anda segera dengan cara bisnis yang satu ini.

Incoming search terms:

  • cara kerja franchise
  • pengertian peluang usaha dan contohnya
  • struktur organisasi perusahaan franchise
  • sistem kerja waralaba
  • belajar waralaba
  • belajar bisnis waralaba
  • pengertian perusahaan franchise
  • pengertian usaha franchise
  • cara kerja sistem franchise
  • cara kerja waralaba